Ada yang menarik dari Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia yang baru disahkan 20 Januari 2017 lalu. Meskipun baru mulai berkegiatan dengan badan hukum dan kepengurusan formal, perkumpulan ini telah memiliki program kerja lengkap yang dimonitor setiap 3 bulan sekali dalam forum yang disebut Rapat Koordinasi Triwulan. Rapat ini mengulas program kerja yang sudah dilaksanakan, pengalaman maupun masalah-masalah yang dihadapi oleh para pengurus dalam melaksanakan tugasnya, serta program kerja jangka pendek 3 bulan yang akan datang. Rapat Koordinasi Triwulan I yang dilaksanakan pada Jumat, 31 Maret 2017 dan bertempat di Singapore Intercultural School ini dihadiri secara langsung oleh 11 orang pengurus serta seorang pengawas dan diikuti oleh 2 orang pengurus yang tersambung via FaceTime. Sebuah koordinasi yang apik dan efisien dengan memanfaatkan media teknologi untuk pengurus di luar daerah agar tetap dapat mempertanggungjawabkan perkembangan tugas-tugasnya.

Program kerja yang telah terealisasi pada Triwulan I adalah sebagaimana yang sudah dilaporkan pada artikel dalam Berita SPK No. 1 dan juga No.2 ini. Pengembangan hubungan baik Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia dengan beberapa pejabat di institusi terkait terus dijaga, seperti komunikasi kami dengan Dirjen Dikdasmen, Dirjen PAUD Dikmas, Tim Asesor BAN PAUD dan PNF, Staf Dinas Pendidikan di berbagai kota, Cambridge Senior Schools Development Manager for Indonesia, IB Regional Development Manager South East Asia, Pakistan and Bangladesh, pengurus ANPS, serta komunitas pendidikan di World Bank Education Conference 2017.

Secara umum rapat berjalan lancar secara kekeluargaan tanpa mengesampingkan profesionalitas dan tanggung jawab masing-masing pengurus. Mari kita nantikan capaian yang lebih produktif pada Rapat Koordinasi Triwulan II. Dukungan dan kontribusi rekan-rekan member PSSI sangatlah berarti bagi kita semua. (PD-LS)