Setelah Konvensi Nasional II, para pengurus Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia secara serempak bekerja dan melakukan beberapa pertemuan dengan pihak pemerintah untuk berkolaborasi untuk pendidikan Indonesia yang lebih baik. Diwakili oleh Bapak Lius Iman Santoso Ciputera, S.E, M.Pd sebagai penanggung jawab Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia wilayah Sumatera dan sekitarnya melakukan audiensi dengan Dinas Pendidikan Kota Jambi. Hadir dalam pertemuan tersebut adalah Bapak Supardi, SE (Kasi Kurikulum SD), Bapak A. Latif, SE ( Kasi kesiswaan SD), dan Bapak Ismail, S.Pd (Ketua K3S Kec. Jelutung).

Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai ketentuan kurikulum yang digunakan sekolah SPK termasuk sistem pendidikan serta administrasinya. Dari pertemuan tersebut, pihak Dinas Pendidikan Kota Jambi ingin mengetahui lebih lanjut mengenai Kurikulum Cambridge dan juga kurikulum lainnya yang dipakai di SPK. Lebih jauh lagi, pihak Dinas Pendidikan Kota Jambi untuk sementara memberikan otonomi kepada SPK di kota Jambi (dalam hal ini diwakili oleh SPK Kanaan Global Jambi) untuk menggunakan Kurikulum Cambridge dan KTSP 2006 dengan pertimbangan agar para guru dapat memfokuskan diri pada pengembangan pendidikan sekolah. Ke depannya, Perkumpulan Sekolah SPK Indonesia berharap dapat terus memberikan informasi terkait keberadaan Satuan Pendidikan Kerjasama dan system pendidikan yang dipakai kepada Dinas Pendidikan khususnya di daerah luar Jawa. (LC)